Hati-hati! Baca dulu sebelum memulai reksadana!

Pengetahuan reksadana at carigue.com

Bersama Investasi Saham dan Reksa dana Online di Pasar Modal Indonesia.

Halo partner! Apakah partner ingin berinvestasi, atau tertarik untuk berinvestasi di reksadana? Tunggu dulu, sebelum memulainya, partner perlu membaca ini dulu agar mendapat keuntungan maksimal dari reksadana!

Dalam berinvestasi, kita membutuhkan pengetahuan untuk mengurangi resiko. Dengan pengetahuan yang memadai, seorang investor dapat mengendalikan resiko yang akan dihadapi , sehingga investor tersebut tidak mengalami kerugian yang besar atau bahkan kehilangan aset-aset yang diinvestasikan.

Salah satu alternatif investasi yang populer adalah reksadana. Jumlah produknya di Indonesia pun telah banyak dipasarkan, yaitu sekitar 880 reksadana (www.ojk.go.id).
Dari sekian banyak jumlah produk yang dipasarkan dapat dikelompokan menjadi 4 jenis, dengan tingkat resiko dan imbal hasil (return) yang berbeda. Tingkat resiko yang berbeda tersebut membuat jangka waktu investasi terbaik tiap-tiap jenis reksadana tersebut berbeda-beda. Bila dijabarkan dalam tabel diurutkan dari resiko paling tinggi, maka kita dapat melihatnya sebagai berikut:

Jangka waktu investasi Pilihan Resiko & Imbal Hasil
1 > 10 tahun Reksadana saham Tinggi & tinggi
2 3 – 10 tahun Reksadana campuran Menengah-tinggi & menengah-tinggi
3 1 – 3 tahun Reksadana pendapatan tetap Menengah & menengah
4 < 1 tahun Reksadana pasar uang Rendah & minimal

Dalam memilih produk, dapat dilihat juga dari profil resiko investor. Apakah investor tersebut memiliki profil resiko yang konvensional (tidak mau beresiko), moderat (mampu menerima resiko dalam jumlah kecil) dan agresif (mampu menerima resiko tinggi).

Ada empat jenis reksadana, dengan tingkat resiko dan return yang berbeda-beda sehingga jangka waktu investasinya pun berbeda-beda

Berikut ini ilustrasi dalam pemilihan jenis reksadana:

Pasangan muda yang memiliki sisa pendapatan  setiap bulannya dan lebih siap menerima resiko tinggi, disarankan menginvestasikan sisa pendapatan mereka di reksadana saham.

Orang tua pensiunan yang hanya memiliki dana pensiun untuk kebutuhan hari tuanya, biasanya tidak berani untuk mengambil resiko, disarankan cukup berinvestasi di reksadana pasar uang saja atau pendapatan petap.

Akan tetapi bila ada orang tua hendak memberi warisan kepada keturunannya dari sebagian kecukupan harta yang dimilikinya, disarankan berinvestasi pada reksadana saham untuk hasil yang lebih baik dengan periode waktu lebih panjang.

Usia produktif dengan pendapatan tetap dapat mengambil investasi dengan resiko lebih tinggi

Nah, produk jenis apakah yang paling menarik dan jadi pilihan partner? Ingin mendapatkan informasi lebih lengkap terkait investasi dan konsultasi finansial? Isi data diri anda di Contact Us.

Sumber: http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.co.id/2014/04/berinvestasi-di-reksadana-butuh.html

Hati-hati! Baca dulu sebelum memulai reksadana!
Tagged on:                                 

One thought on “Hati-hati! Baca dulu sebelum memulai reksadana!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>