Sistem informasi dan data historis

Sistem informasi data historis at carigue.com

Bersama Reliable and Trustworthy IT Solution at www.icecubesolution.com

Halo partner! Sebelumnya kita sudah bahas bagaimana hubungan antara sistem informasi dan skalabilitas perusahaan. Sekarang yuk mari kita amati bagaimana hubungan sistem informasi, data historis dan kepentingan untuk perusahaan serta ambil manfaatnya.

Data historis, archive transaksi lampau, struk, faktur atau istilah sejenisnya, merujuk pada data dan informasi yang terjadi pada masa lampau. Banyak perusahaan yang memandang sebelah mata terkait data historis dan menganggap tidak penting. Namun sebenarnya seberapa penting data historis bagi perusahaan? Mari kita simak dua cerita berikut.

Di perusahaan distributor produk A. pada suatu hari GM-nya meminta bagian keuangan untuk membuat laporan penjualan pelanggan B berdasar dari faktur penjualan, dimulai dari 5 tahun lalu hingga sekarang. Laporan tersebut akan digunakan untuk program customer relation dan promosi customer loyalti, seperti pemberian diskon karena telah berbelanja x juta rupiah, atau mencari produk-produk untuk ditampung terlebih dahulu sebelum masa pemesanan.

Suatu hari di sebuah perusahaan proyek konstruksi, datang pelanggan dari gedung A yang dibangun 5 tahun lalu. Salah satu tiang penyangga di lantai 3 gedung tersebut bengkok dan bergeser sejauh 30 cm. Pelanggan tersebut datang untuk meminta informasi terkait tim pengerjaan, bahan yang digunakan, cara pembuatan, serta analisa dari kontraktor terkait bengkoknya tiang tersebut.

Selain dua contoh di atas, banyak sekali contoh lainnya terkait pentingnya data historis. Audit keuangan dan pajak salah satunya. Dan dari sana dapat kita lihat bagaimana data historis sebetulnya diperlukan untuk berbagai keperluan strategis perusahaan.

Data historis diperlukan untuk berbagai keperluan strategis perusahaan

Penyimpanan data historis dapat dilakukan secara fisik (manual) atau menggunakan sistem. Bila dilakukan secara fisik, maka penyimpanan data historis harus dilakukan dalam lembaran-lembaran bukti transaksi dan disimpan di gudang. Bagaimana penyimpanan secara fisik bila dibandingan dengan sistem informasi?

Dari contoh distributor di atas, berapa lama laporan tersebut dapat disusun bila penyimpanan dilakukan secara fisik? Apabila perusahaan distributor itu sudah menggunakan sistem informasi dan memiliki data historis hingga 10 tahun, berapa lama laporan tersebut dapat disusun?

Berapa lama informasi tersebut dapat diperoleh si kontraktor bila penyimpanan dilakukan secara fisik? Apabila kontraktor itu sudah menggunakan sistem informasi dan memiliki data historis hingga 10 tahun, berapa lama informasi tersebut dapat diperoleh?

Sistem informasi mampu menyimpan data historis dalam jumlah besar dengan ukuran fisik yang kecil. Sistem juga mampu mengakses data historis yang tersimpan beberapa tahun dan melakukan pencarian dalam hitungan menit atau jam. Untuk kasus kasus di atas atau kasus-kasus umum seperti audit pajak, penggunaan sistem informasi akan sangat membantu karena mendukung penyimpanan dan akses data historis yang lebih mudah.

Sistem informasi mendukung penyimpanan dan akses data historis yang lebih mudah

Sekarang kita dapat lihat seberapa pentingnya data historis dan bagaimana sistem informasi dapat membantu penyimpanan dan akses data historis. Jadi partner, bila perusahaan anda sangat memerlukan data historis atau anda berencana mengakses kembali data historis dalam beberapa tahun ke depan, penggunaan sistem informasi sangat dianjurkan. Dapatkan informasi lebih lengkap dan manfaat lainnya dengan mengisi data diri anda di Contact Us.

Sistem informasi dan data historis
Tagged on:                                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>